Uji sensitivitas antibiotik merupakan suatu metode untuk menentukan tingkat kerentanan bakteri terhadap zat antibakteri (antibiotik) dan untuk mengetahui senyawa murni yang memiliki aktivitas antibakteri. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu uji sensitivitas dengan metode uji difusi Kirby Bauer dan uji pengenceran dilusi. Tujuan penelitian yakni untuk mengukur zona hambat dari esktrak herba rumput jarem (Grona triflora). Jenis penelitian yang dilakukan yakni metode eksperimenatal dengan beberapa prosedur yakni sterilisasi, pembuatan media MHA, dan uji sensitivitas. Sampel yang digunakan yakni esktrak herba rumput jarem yang diperoleh dari lingkungan sekitar Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Zona hambat yang terdapat pada media agar yang telah diteteskan ekstrak herba rumput jarem (Grona triflora) yakni 40 mm dan 30 mm. Data-data tersebut dikatakan memiliki tingkat sensitifitas yang sama jika dibandingkan dengan beberapa jenis antibiotik yakni penisilin G 10 μg, streptomisin 10 μg, tetrasiklin 30 μg, klorampenikol 30 μg, dan gentamisin 10 μg.
Copyrights © 2024