Gangguan sampel atau sample disturbance dalam uji tanah di laboratorium merupakan masalah karena dampaknya yang signifikan terhadap hasil pengujian dan dapat memengaruhi desain geoteknik serta fondasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hasil penelitian terdahulu terkait berbagai metode sampling dan uji laboratorium untuk memahami karakteristik dan sifat-sifat sampel uji yang mengalami gangguan beserta hasil pengujiannya. Selain itu, penelitian ini bertujuan memahami perkembangan penanggulangan gangguan tersebut hingga saat ini, sehingga mendorong para peneliti untuk terus mengembangkan metode dan peralatan uji yang dapat mengurangi dampak gangguan sampel seminimal mungkin. Metode penelitian melibatkan tinjauan literatur selama 70 tahun terakhir, dan beberapa hal dapat disimpulkan: Pertama, gangguan pada sampel bisa terjadi selama pengambilan sampel dan uji laboratorium, termasuk metode sampling, ukuran sampel, serta alat uji. Kedua, dampak paling krusial dari gangguan sampel adalah perubahan pada kekuatan geser, baik dalam kondisi statis maupun dinamis, serta sifat kompresibilitas tanah. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengusulkan penggunaan kombinasi uji laboratorium dan pengujian in-situ sebagai alternatif efektif untuk mengurangi gangguan dan memvalidasi hasil uji laboratorium
Copyrights © 2024