Penggunaan material baja dalam konstruksi bangunan menjadikan peluang baru menuju pembangunan berkelanjutan, karena material baja memiliki sifat tahan lama dan handal dalam kekuatan dan daktilitas. Digital Image Correlation (DIC) merupakan teknik non-kontak dimana gambar digital permukaan benda uji ditangkap menggunakan kamera resolusi tinggi. Dalam penelitian, dilakukan pengukuran distribusi regangan di permukaan spesimen dengan menggunakan metode-DIC selama seluruh proses pengujian tarik material dan terutama meneliti perubahan distribusi regangan selama fase meleleh serta tahap deformasi lokal hingga gagal. Kemudian, dilakukan perbandingan kurva load-displacement hasil pengujian eksperimental laboratorium dengan hasil analisis menggunakan metode metode-DIC terhadap material baja dengan mutu SS400. Berdasarkan hasil penelitian dari uji tarik dan analisis DIC yang telah dilakukan, maka diperoleh kesimpulan dalam penelitian. Hasil pengujian tarik material baja dengan mutu SS400 ketebalan 6 mm, 8 mm, 10 mm, dan 12 mm memenuhi persyaratan mutu pada standar spesifikasi yang diuji, serta hasil kurva force-displacement antara hasil pengujian eksperimental dan metode-DIC didapatkan penyimpangan minimum dengan nilai dibawah 10%, hal ini dapat disimpulkan bahwa metode-DIC memiliki tingkat keakurasian yang cukup baik, sehingga dapat digunakan untuk memvalidasi hasil pengujian eksperimental.
Copyrights © 2024