Jurnal Teknik Sipil
Vol. 17 No. 2 (2024): Desember 2024

Penerapan Value Engineering pada Pembangunan Gedung Sekolah SDN 2 Panjer, Bali

I Made Arda Winata Made (Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, Universitas Warmadewa, Bali, Indonesia)
Putu Gede Suranata Putu (Program Studi Teknik Sipil, Universitas Warmadewa, Bali, Indonesia)
I Gusti Agung Putu Eryani Eryani (Program Studi Teknik Sipil, Universitas Warmadewa, Bali, Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Dec 2024

Abstract

Pengendalian biaya dalam proyek konstruksi sangat penting untuk memastikan keberlangsungan proyek. Dalam proyek konstruksi, memilih bahan dan metode yang sesuai dapat membantu dalam efisiensi biaya selama pelaksanaannya. Pemilihan material dan metode alternatif tidak otomatis mengurangi fungsi atau kualitas proyek. Oleh karena itu, analisis biaya proyek diperlukan untuk mengawasi aspek – aspek tersebut. Metode yang digunakan untuk mengoptimalkan biaya dalam suatu proyek konstruksi adalah dengan menerapkan value engineering. value engineering merupakan upaya yang sistematis dan terorganisir untuk mencapai fungsi yang diinginkan dengan biaya paling ekonomis tanpa mengorbankan kualitas atau kinerja. Dengan menerapkan value engineering pada 3 item pekerjaan arsitektur pada proyek pembangunan SDN 2 Panjer dengan mengubah desain eksisting dengan alternatif desain baru, mendapat penghematan biaya pada pekerjaan penutup atap sebesar Rp 21.862.305,86 atau 11,16% dari biaya pekerjaan desain eksisting, pekerjaan plafon sebesar Rp 1.228.792,01 atau 1,42% dari biaya pekerjaan desain eksisting, pekerjaan lantai dan dinding keramik sebesar Rp 9.835.732,08 atau 7,65% dari biaya pekerjaan desain eksisting, penghematan tersebut berdasarkan pada analisis Life Cycle Cost. Pengendalian biaya dalam proyek konstruksi sangat penting untuk memastikan keberlangsungan proyek. Dalam proyek konstruksi, memilih bahan dan metode yang sesuai dapat membantu dalam efisiensi biaya selama pelaksanaannya. Pemilihan material dan metode alternatif tidak otomatis mengurangi fungsi atau kualitas proyek. Oleh karena itu, analisis biaya proyek diperlukan untuk mengawasi aspek – aspek tersebut. Metode yang digunakan untuk mengoptimalkan biaya dalam suatu proyek konstruksi adalah dengan menerapkan value engineering. value engineering merupakan upaya yang sistematis dan terorganisir untuk mencapai fungsi yang diinginkan dengan biaya paling ekonomis tanpa mengorbankan kualitas atau kinerja. Dengan menerapkan value engineering pada 3 item pekerjaan arsitektur pada proyek pembangunan SDN 2 Panjer dengan mengubah desain eksisting dengan alternatif desain baru, mendapat penghematan biaya pada pekerjaan penutup atap sebesar Rp 21.862.305,86 atau 11,16% dari biaya pekerjaan desain eksisting, pekerjaan plafon sebesar Rp 1.228.792,01 atau 1,42% dari biaya pekerjaan desain eksisting, pekerjaan lantai dan dinding keramik sebesar Rp 9.835.732,08 atau 7,65% dari biaya pekerjaan desain eksisting, penghematan tersebut berdasarkan pada analisis Life Cycle Cost.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jts

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Transportation

Description

Jurnal Teknik Sipil |p-ISSN: 2963-7287|e-ISSN: 2963-6701) merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian ilmiah yang diterbitkan Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Semarang yang terbit setiap 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini menerima naskah dalam semua ...