AbstrakPandangan hidup orang Jawa atau filsafat Jawa, terbentuk dari gabungan alam fikiran Jawa tradisional. Kepercayaan Hindu dan ajaran tasawuf/mistikisme Islam. Pandangan tersebut sering disebut ilmu kejawen atau yang dalam bahasa kesusasteraan Jawa dikenal dengan ilmu kesempurnaan.Penelitian ini adalah penelitian dengan menggunakan metode deskriptif-analitik. Data-data yang diteliti adalah data-data yang berkaitan dengan produk pemikiran tokoh desa. Hal ini dimaksudkan agar permasalahan dapat dianalisa secara cermat dan teliti, sehingga mendapatkan data yang lengkap mengenai tradisi masyarakat tentang budaya di pedesaan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksaan tradisi Sadranan terhadap budaya lokal di Bombongan, didasarkan pada pentingnya sebuah obyektifikasi sosial dengan merubah epistemologi mistik ke epistemologi logis. Budaya lokal merupakan terminologi yang hanya bisa hidup di wilayah tertentu dan berkeadaban. Tentu saja kerangka gotong royong serta kerja sama berasal dari,diri masyarakat setempat oleh, dan untuk mesyarakt modern. Sementara logika (mistis) primitif mengindikasikan suatu kehidupan masyarakat terbelakang, sederhana, bersahaja, bahkan nomaden (pra modern). Kata Kunci : Fungsi dan makna, adat sadranan, desa Manisharjo
Copyrights © 2020