Indonesia, negara dengan geografis dan iklim yang beragam, menghadapi tantangan yang semakin besar dalam bidang pendidikan. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah telah meluncurkan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Program ini bermaksud untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mendukung peran guru dalam mengimplementasikan program tersebut, dan memastikan implementasi program di sekolah-sekolah. Integrasi SPAB dan Kurikulum 2013 sangat penting untuk mencapai tujuannya. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian kualitatif, termasuk observasi, pengumpulan data, perekaman, dan wawancara, dengan fokus pada SD Unggulan Aisyiyah Bantul. Dalam penelitian ini, analisis data, triangulasi data, dan metodologi studi kasus juga diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilar-pilar Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SD Unggulan Aisyiyah Bantul telah terpenuhi. Sekolah ini menerapkan kurikulum merdeka dan memasukkan SPAB ke dalam program unggulan sekolah.. Materi SPAB belum maksimal dimasukan dalam materi peajaran yang tertulis dalam kurikulum, materi SPAB hanya sebatas disisipakan dalam materi pelajaran dan diberikan ketika masa pegenalan lingkungan sekolah. Simulasi sebagai bentuk aplikasi SPAB dilaksanakan setiap sekali dalam tiap semester.
Copyrights © 2024