Penelitian ini mengkaji implementasi pendidikan moderasi agama dalam Program Kelas Penggerak Gusdurian (KPG) di Bandung dengan teori U sebagai kerangka kerja dialog antaragama. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi selama periode Oktober-Desember 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPG mengintegrasikan nilai-nilai toleransi, pluralisme agama, dan strategi komunikasi melalui pembelajaran sembilan nilai utama Gus Dur, dialog lintas agama, dan program kolaborasi dengan tokoh agama. Program ini terbukti efektif dalam menciptakan kerukunan dan kedamaian antarumat beragama. Meski tahap akhir program belum sepenuhnya terealisasi, hasil awal menunjukkan dampak positif terhadap pemahaman antaragama peserta. Disarankan agar program ini diperluas dengan melibatkan lebih banyak komunitas dan tokoh agama untuk memperkuat dialog dan kolaborasi lintas agama.
Copyrights © 2024