Peran strategis konservasi hutan dan keanekaragaman hayati dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Dalam konteks interaksi manusia dengan lingkungan, eksistensi hutan sebagai sumber daya alam yang vital sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia dan keseimbangan ekosistem. Metode yang digunakan adalah studi literatur untuk mengeksplorasi bagaimana pengelolaan hutan yang berkelanjutan dapat mengatasi isu deforestasi, perubahan iklim, dan dampak negatif terhadap keanekaragaman hayati. Hutan tidak hanya berfungsi sebagai penyerap karbon dioksida, tetapi juga mendukung berbagai layanan ekosistem yang esensial, termasuk pengaturan siklus hidrologi dan penyediaan habitat bagi flora dan fauna. Dengan memperhatikan keberlanjutan, penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam upaya pelestarian hutan. Melalui penerapan sistem agroforestri dan keterlibatan aktif masyarakat lokal, diharapkan dapat tercapai pengelolaan sumber daya hutan yang optimal, yang pada gilirannya mendukung pencapaian SDGs dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi konservasi yang inklusif dan berbasis kearifan lokal dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem, sehingga menjadi kunci dalam menghadapi tantangan lingkungan global.
Copyrights © 2024