Penelitian ini membahas peran kepemimpinan dalam meningkatkan prestasi pendidikan dengan studi kasus di Lembaga Kesejahteraan Ibu dan Anak (LKIA), sebuah lembaga pendidikan yang didirikan pada tahun 1993,bapak kusmanto sebagai direktur pelaksana di lkia mulai tahun 2011 sampai sekarang. LKIA bergerak di bidang sosial dan pendidikan, memberikan perlindungan dan pendidikan bagi anak-anak terlantar, serta menyediakan layanan pendidikan dari jenjang TK hingga SMA. Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan bagaimana kepemimpinan yang diterapkan di LKIA dapat berkontribusi pada keberhasilan lembaga dan prestasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan Bapak Kusmanto, observasi langsung, dan analisis dokumen yang relevan. Teknik triangulasi digunakan untuk menjamin validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan inklusif dan kolaboratif yang diterapkan oleh Bapak Kusmanto berperan penting dalam menciptakan sistem pengelolaan yang baik dan mendukung peningkatan prestasi siswa. Pendekatan beliau meliputi evaluasi kinerja secara berkala, pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi, dan pelibatan kepala sekolah, guru, serta orang tua dalam pengambilan keputusan. Kebijakan inklusif, seperti keringanan biaya bagi siswa dari keluarga kurang mampu, mencerminkan komitmen LKIA terhadap pendidikan yang layak untuk semua anak. Dengan visi pendidikan yang holistik dan berorientasi pada pengembangan potensi siswa, kepemimpinan di LKIA berhasil menciptakan lingkungan pendidikan yang inspiratif dan inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan yang kuat, kolaboratif, dan berbasis nilai sosial menjadi kunci keberhasilan LKIA sebagai model lembaga pendidikan yang efektif. Kata kunci: Kepemimpinan, Pendidikan Inklusif, Prestasi Siswa, LKIA, Lembaga Sosial
Copyrights © 2024