Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran krusial dalam membentuk individu yang berkarakter, berintegritas, dan inovatif, sehingga mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi fungsi pendidikan kewarganegaraan dalam meningkatkan pemahaman tentang hak dan kewajiban kita sebagai warga negara dan untuk menentukan karakteristik pendidikan kewarganegaraan yang berhasil. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan yang berorientasi pada nilai-nilai Pancasila mampu membentuk warga negara yang baik. Penanaman nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial secara intensif akan membangun generasi muda yang memiliki integritas moral yang kuat. Namun, tantangan seperti arus informasi yang tidak terkendali dan penyebaran hoaks menjadi ancaman terhadap keberhasilan Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan belajar yang kondusif. Selain itu, diperlukan pendidik yang profesional dan berwawasan luas, serta pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan demikian, Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi fondasi yang kuat dalam membangun bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.
Copyrights © 2024