Jurnal Math-UMB.EDU
Vol. 12 No. 1 (2024): NOVEMBER

PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMA

Agustina, Nency (Unknown)
Wafiqoh, Risnina (Unknown)
Vebrian, Rajab (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Nov 2024

Abstract

Penelitian ini bertujuanavuntuk menghasilkan LKPD berbasis etnomatematika yang valid dan praktis, serta mengetahui potensinya dalam melatih kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada materi SPLTV. Menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Penelitian melibatkan 55 siswa kelas X dari SMA Swasta di Kecamatan Toboali. Data dikumpulkan melalui tes, angket, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif (wawancara) dan deskriptif kuantitatif (persentase skor dan uji N-Gain). Temuan penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis etnomatematika memenuhi kriteria validitas dari ahli materi (94,31%), desain (95,83%), dan bahasa (77,27%) serta kriteria kepraktisan dari uji coba one-to-one (89,10%), small group trials (76,60%), dan field trials (87,84%). Penelitian ini menghasilkan LKPD yang mengintegrasikan unsur-unsur budaya, yaitu monumen nasional, candi borobudur, dan kerajinan khas dayak ke dalam soal SPLTV dengan langkah penyelesaian yang disesuaikan untuk melatih kemampuaniberpikir kritisimatematis siswa. LKPD berbasis etnomatematika berpotensi dalam melatih kemampuan berpikir-kritis matematis ditunjukkan melalui nilai N-Gain keseluruhan sebesar 0,48 (kategori sedang), dengan distribusi kategori rendah (14,29%), sedang %), sedang (76,19%), dan tinggi (9,52%). Kata Kunci: LKPD, etnomatematika, berpikir kritis, SPLTV.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

math

Publisher

Subject

Mathematics

Description

Jurnal MATH_UMB.EDU mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian dan kajian dalam bidang matematika dan pendidikan matematika baik di SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Jurnal MATH-UMB.EDU diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Bengkulu sebanyak tiga kali ...