Pemahaman laporan keuangan merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa akuntansi. Namun, kemampuan setiap mahasiswa dalam memahami laporan keuangan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gaya belajar mahasiswa akuntansi dan pemahaman mereka terhadap laporan keuangan. Gaya belajar yang diteliti meliputi visual, auditori, dan kinestetik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan 75 mahasiswa akuntansi Univesitas Negeri Surabaya. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari dua bagian, yaitu untuk mengidentifikasi gaya belajar dan mengukur tingkat pemahaman terhadap laporan keuangan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar dan pemahaman laporan keuangan. Mahasiswa dengan gaya belajar visual dan auditori cenderung memiliki pemahaman yang lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa yang memiliki gaya belajar kinestetik. Penelitian ini menunjukkan bahwa penyesuaian strategi pembelajaran dengan gaya belajar mahasiswa dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi akuntansi, khususnya laporan keuangan. Oleh karena itu, disarankan bagi dosen dan institusi pendidikan untuk lebih memperhatikan variasi gaya belajar dalam merancang metode pengajaran.
Copyrights © 2024