Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kekerasan verbal terhadap perkembangan kepercayaan diri pada anak usia dini. Temuan menunjukkan bahwa kekerasan verbal secara signifikan memengaruhi perkembangan emosional dan sosial anak, yang dapat menyebabkan stres, rasa rendah diri, hilangnya kepercayaan diri, gangguan makan, keterlambatan berbicara, serta tantangan perkembangan lainnya. Kepercayaan diri anak usia dini sangat dipengaruhi oleh pengalaman mereka. Guru memiliki peran penting dalam mendukung anak yang pemalu, kurang percaya diri, atau takut gagal, dengan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Untuk mencegah dan mengurangi dampak kekerasan verbal, orang tua dapat mengambil langkah-langkah positif seperti memberikan teladan dengan menghindari kekerasan verbal, membangun komunikasi dua arah yang terbuka dengan anak, menerapkan disiplin yang logis dan mendidik, menumbuhkan budaya saling menghargai, mengajarkan empati dengan membantu anak memahami dampak kekerasan verbal, serta mengarahkan anak pada kegiatan positif yang mendukung pengembangan potensi mereka. Upaya ini tidak hanya membantu anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat secara emosional tetapi juga mendorong perkembangan kepercayaan diri dan kemampuan sosial mereka.
Copyrights © 0000