Tujuan penulisan ini adalah untuk menjelaskan kajian biblika tentang tanggung jawab seorang pemimpin yang bernama Elisa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Elisa dipanggil untuk mengemban tanggung jawab profetik yang luar biasa dalam perjalanannya melayani Allah dan umat-Nya. Tanggung jawab ini bukan hanya sekedar memenuhi tugas, tetapi mengandung tujuan yang lebih dalam yaitu menyatakan pentingnya kerinduan yang tulus dalam kepemimpinan rohani. Tanggung jawab yang terdapat pada diri seseorang hendaknya sebagai momen untuk terus mengembangkan integritas dan semangat. Seseorang perlu untuk memahami dirinya dalam tanggung jawabnya bahwa terdapat keterbatasan bahkan ketidakmampuan, dan dengan kesadaran tersebut manusia dapat memusatkan tanggung jawab itu kepada otoritas tertinggi, yaitu Yesus Kristus yang akan menjadi pusat pertolongan. Dengan demikian manusia mampu untuk melangkah maju dalam memimpin umat Allah sebagai bukti tanggung jawab tersebut.
Copyrights © 2024