Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana dinamika komunikasi antara guru dengan anak sindrom down untuk menelaah hubungan anak sindrom down dengan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi partisipatif digunakan untuk merekam interaksi dalam berbagai situasi pembelajaran dan lingkungan inklusif. Teori interaksionisme simbolik Herbert G. Blumer digunakan untuk menjelaskan proses interaksi berdasarkan pemaknaan antara bentuk interaksi simbolis dan non-simbolis dalam mewujudkan konsep tindakan bersama sebagai hasil interaksi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen kepada guru dan orang tua murid dengan teknik pemilihan informan melalui purposive sampling. Penelitian ini melibatkan guru dan anak sindrom down di SLB YKS 3 Katapang yang melibatkan dua orang guru dan dua anak sindrom Down sebagai objek penelitian. Temuan menunjukkan adanya variasi dalam pola interaksi antara guru dan anak dengan sindrom Down, dengan beberapa poa yang menekankan pada pendekatan individualis dan responsif, sementara yang lain cenderung lebih terstruktur dan berorientasi pada tujuan. Implikasi penelitian untuk praktik pendidikan inklusif dan pengembangan intervensi pedagogis yang lebih efektif juga dibahas dalam artikel ini. penelitian ini berkontribusi pada gambaran bagi masyarakat dalam memahami bagaimana anak sindrom down dalam berinteraksi dan mengurangi pandangan negatif terhadap anak disabilitas, terutama anak sindrom down.
Copyrights © 2024