Permintaan akan beton yang tahan terhadap lingkungan korosif semakin meningkat. Maka dari itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan fly ash dapat meningkatkan kekuatan beton terhadap serangan lingkungan yang korosif seperti serangan sulfat. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental dengan pembuatan 12 sampel benda uji yang dibagi menjadi empat kelompok dengan menggunakan dua pengujian perendaman yaitu pada sodium sulfat dan air dengan jangka waktu yang berbeda, hal ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan fly ash sebesar 10% dapat mempengaruhi kekuatan beton ketika diserang oleh lingkungan yang korosif terutama serangan sulfat. Dari hasil penelitian yang dilakukan, kuat tekan rata-rata dengan perendaman sodium sulfat selama 14 hari menghasilkan kuat tekan sebesar 36,22 MPa, dan selama 28 hari sebesar 38,88 MPa. Sedangkan setelah perendaman dalam air selama 14 hari menghasilkan kuat tekan sebesar 39,84 MPa, dan selama 28 hari sebesar 54,9 MPa. Ini membuktikan bahwa penambahan fly ash efektif dalam meningkatkan kekuatan dan ketahanan beton dengan tujuan mengisi pori-pori, meningkatkan kinerja beton, dan memperkuat struktur. Sehingga, kuat tekan rata-rata yang dihasilkan pada kedua perendaman melebihi kuat tekan yang ditetapkan atau direncanakan.
Copyrights © 2024