CV. Indonesia Jaya termasuk percetakan yang berkembang karena setiap hari mesin terus beroperasi dan produksi semakin meningkat. Tentunya pihak Perusahaan harus memperhatikan setiap proses produksi yang berjalan. Proses produksi merupakan faktor utama yang dapat meningkatkan perkembangan sebuah perusahaan. Apabila kapasitas produksi perusahaan meningkat, maka perusahaan akan semakin besar dan berkembang. Semakin seringnya mesin digunakan bekerja untuk mencapai target produksi yang kadang melebihi kapasitas dapat menurunkan kemampuan suatu mesin, umur mesin dan mengakibatkan pergantian komponen mesin yang rusak. Downtime merupakan jumlah waktu dimana suatu komponen tidak dapat berfungsi karena disebabkan adanya kerusakan (failure). Observasi yang dilakukan di CV. Indonesia Jaya yaitu terdapat banyak downtime atau waktu menggangur. Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dipilih karena menerapkan analisis secara menyeluruh mulai dari analisa fungsi sistem, dampak kegagalan hingga pemilihan tindakan perawatan untuk komponen yang mengalami breakdown. Tingkat kekritisan sebuah komponen terhadap kerusakan dapat dianalisis juga dengan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) sehingga pihak produksi mengetahui komponen mana yang memiliki peluang untuk lebih sering terjadi breakdown. Salah satu metode pengukuran di dalam Reliability Centetered Maintenance (RCM) adalah OEE (Overall Equipment Effectiveness). OEE dapat mengukur produktivitas peralatan secara keseluruhan untuk mengevaluasi beberapa capaian performansi dan reliability. Berdasarkan permasalahan downtime pada mesin web, penulis bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi produktivitas mesin cetak dengan metode OEE.
Copyrights © 2024