PT Pertamina (Persero) adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak dibidang minyak dan gas. Terminal LPG Tanjung Priok merupakan salah satu fasilitas yang dikelola oleh PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Jakarta yang terdapat area filling gas LPG 3kg didalamnya. Area filling ini digunakan untuk proses pengisian tabung LPG 3kg yang merupakan bagian penting dari distribusi gas. Permasalahan utama yang ditemukan adalah penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang belum optimal, dengan sekitar 75% pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap, serta potensi kecelakaan akibat kondisi rantai conveyor yang sering terlepas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengurangi risiko kecelakaan kerja di area tersebut. Metode yang digunakan adalah Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC), yang melibatkan identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan penentuan kontrol untuk mengurangi risiko kecelakaan. Hasil penelitian menunjukkan risiko dalam area kerja meliputi 2 high risk untuk aktivitas kendaraan, 6 high risk dan 1 medium risk untuk bongkar muat tabung LPG, 3 extreme risk dan 1 high risk dalam pengisian tabung, serta 4 extreme risk dan 4 high risk pada muat tabung ke truk. Risiko paling kritis berada pada aktivitas pengisian dan muat tabung ke truk, terutama risiko ekstrem seperti tertimpa tabung dan tangan terjepit.
Copyrights © 2024