Wilayah geografis negara Indonesia mendukung adanya keberadaaan keanekaragaman tumbuhan yang tinggi. Beragamnya famili tersebut, yang paling banyak ditemukan spesies rumput-rumputan seperti tumbuhan Hanjali yang memiliki manfaat sebagai sumber makanan dan bahan obat-obatan. Adaptif pada ekosistem lahan kering dan untuk fitoremediator. Salah satu lokasi daerah yang memiliki vegetasai riparian dan persawahan terletak di desa Martopuro dan Kertosari kecamatan Purwosari, kabupaten Pasuruan. Kawasan ini memiliki Daerah Aliran Sungai (DAS) salah satunya ialah DAS Welang yang dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat dalam memenuhi keberlangsungan hidupnya. Oleh karena itu, perlu diketahui adanya persebaran tumbuhan Hanjali sebagai dasar perencanaan budidaya agar dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari hari. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode eksplorasi dengan pengambilan sampel secara sengaja (Purpossive Sampling) berdasarkan karakteristik tertentu yang dianggap mewakili populasi dan metode wawancara terhadap informan yang mengetahui kondisi lingkungan sekitar dengan parameter abiotik meliputi pH tanah,kelembaban tanah,suhu dan intensitas cahaya. Persebaran tumbuhan ini didapatkan total 10 titik sampling dengan tiga titik sampling berada pada daerah persawahan dan tujuh titik sampling pada persawahan. Pengaruh faktor lingkungan pada tanaman Hanjali ternyata adaptif pada tanah pH asam, netral, dan basa. Bertahan pada kelembaban dari yang kering hingga basah. Intensitas cahaya bertahan pada wilayah suhu tropis 25-35°C.
Copyrights © 2024