Penelitian bertujuan untuk memahami sejauh mana variasi dalam kemandirian anak dipengaruhi oleh Cara mendidik yang digunakan oleh orangtua dan kakek-nenek. Jenis penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dan komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang diambil untuk penelitian ini terdiri 27 siswa dari RA Al-Ihsan, yang berlokasi di Kelurahan Cipete Selatan, yang terletak di Kecamatan Cilandak, berada di wilayah Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. (kelas A dan B), dengan rata- rata usia sekitar 4 sampai 6 tahun, yang mencakup anak laki-laki dan perempuan, yang di asuh oleh orang tua serta kakek-nenek adalah metode purposive sampling. Alat yang dipakai pada studi ini adalah kuesioner yang menilai tingkat kemandirian (terdapat 14 pernyataan yang telah diuji untuk kebenarannya) yang menganalisis beberapa aspek kemampuan tubuh, keyakinan diri, rasa tanggung jawab, disiplin, kemampuan berinteraksi sosial, sikap berbagi, dan pengendalian emosi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan uji perbedaan (t-test). Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa anak yang dibesarkan oleh orang tua dan kakek nenek memiliki tingkat kemandirian yang relatif tinggi, yaitu sebesar 51,85%.Hal ini, Dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak terdapat perbedaan yang berarti antara kemandirian anak yang diasuh oleh orang tua dan yang dibesarkan oleh kakek nenek.
Copyrights © 2024