Penelitian ini bertujuan dari untuk mengetahui resiprositas dalam tradisi perelek pada masyarakat Kampung Ceger Desa Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Timur Tangerang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tradisi perelek merupakan tradisi sumbang menyumbang beras dengan sukarela oleh masyarakat Kampung Ceger yang hasilnya diperuntukan bagi masyarakat yang membutuhkan dan untuk dana keperluan masjid. Terdapat dua faktor pendorong masyarakat untuk menyumbang dalam tradisi perelek di Kampung Ceger walaupun balasan yang diterimanya tidak serupa, yaitu adanya kewajiban spiritual dan kewajiban sosial yang melekat dalam diri masyarakatnya. Walaupun resiprositas dalam tradisi perelek tidak sebanding, akan tetapi hasilnya menguntungkan kedua belah pihak, masyarakat penyumbang mendapatkan pahala sedangkan masyarakat penerima terbantu kebutuhan pangannya. Hal tersebut kemudian membawa dampak perubahan bagi masyarakat seperti, meningkatnya nilai solidaritas dan gotong royong, terbantunya masyarakat yang kurang mampu, serta keberhasilan pembangunan Masjid Al-Mujahidin di Kampung Ceger.
Copyrights © 2024