Permintaan tenaga kerja di bidang pemrograman semakin meningkat, sementara banyak mahasiswa yang menghadapi kesulitan dalam menguasai keterampilan pemrograman. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kemampuan pemrograman mahasiswa Teknik Informatika menggunakan algoritma Naïve Bayes, dengan mempertimbangkan pemahaman dasar algoritma pemrograman sebagai parameter. Model dikembangkan dan diuji menggunakan 210 data training dan 90 data testing. Hasil pengujian menunjukkan akurasi model sebesar 100%, dengan prediksi “Mampu” sesuai kenyataan sebanyak 82 data, sedangkan prediksi “Tidak Mampu” yang sesuai dengan kenyataan sebanyak 8 data. Tidak ditemukan kesalahan prediksi pada kategori “Mampu” dan “Tidak Mampu”. Precision dan recall masing-masing mencapai 100%, mengindikasikan bahwa model ini sangat efektif dalam mengklasifikasikan mahasiswa sebagai “Mampu” dan “Tidak Mampu”. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan metode berbasis data untuk mengevaluasi kemampuan pemrograman mahasiswa, memberikan wawasan penting bagi perbaikan kurikulum dan penilaian pendidikan di bidang Teknik Informatika.
Copyrights © 2024