Trotoar merupakan wadah atau ruang untuk kegiatan pejalan kaki sehingga dapat meningkatkan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan bagi pejalan kaki yang akan menimbukan interaksi sosial antar masyarakat apabila berfungsi sebagai suatu ruang publik. Kerusakan fisik trotoar di Jalan S. Parman, Kota Samarinda, menyebabkan penurunan fungsi estetika dan aksesibilitas. Kegiatan pengabdian ini melibatkan mahasiswa dalam penataan ulang trotoar melalui pembongkaran, pemasangan kanstin pracetak, dan pengecatan. Metode yang digunakan adalah observative partisipatif, wawancana mendalam dan dokumentasi Hasil menunjukkan peningkatan estetika dan kebersihan trotoar serta peningkatan keamanan pejalan kaki. Kegiatan ini berkontribusi pada perbaikan fasilitas umum dan memberikan pengalaman praktik langsung bagi mahasiswa.
Copyrights © 2024