Penggunaan gawai pada anak-anak sudah tidak asing lagi setelah terjadinya pandemi Covid-19, karena gawai dijadikan sebagai sarana belajar mengajar. Namun penggunaan gawai pada anak-anak tetap harus mendapatkan pengawasan dari orang tua, karena anak-anak bisa saja mengakses informasi-informasi yang negatif di laman internet dan menjadikan anak dapat melakukan kegiatan seksual secara virtual melalui chat. Fenomena ini sudah menjadi tren dikalangan anak-anak. Agar fenomena ini tidak menyebar luas, maka diperlukan konseling keluarga guna mencegah anak untuk melakukan kegiatan seksual virtual. Tujuan penelitian ini untuk memberikan alternatif solusi dalam upaya pencegahan seksual berbasis virtual pada anak. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian literatur dengan pendekatan fenomenologi. Data yang digunakan berasal dari video channel youtube @macanidealis yang mana kriminolog divideo tersebut menjelaskan fenomena yang sedang terjadi pada anak-anak. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa konseling keluarga dengan menggunakan pendekatan behavior dan keislaman dapat dijadikan sebagai pilihan untuk mencegah kegiatan sexting pada anak.
Copyrights © 2024