Latar belakang: Kecantikan sering dikaitkan dengan kulit cerah, putih, halus dan bersih. Kulit cerah, putih, halus dan bersih adalah hal yang sangat penting dalam penampilan seseorang karena dapat mencerminkan kepribadian mereka. Hal ini mendorong banyak remaja perempuan untuk berusaha tampil cantik. Produk kosmetik yang populer pada kalangan remaja salah satunya yaitu krim pemutih wajah. Banyaknya produk ini di pasaran disebabkan oleh tren di kalangan perempuan yang menginginkan kulit putih, yang juga berdampak pada remaja untuk berpenampilan cantik. Tujuan: mengevaluasi tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswi mengenai penggunaan krim pemutih wajah. Metode: Responden dipilih menggunakan metode cross sectional yang bertujuan untuk melihat tingkat pengetahuan dan sikap mereka. Teknik pengambilan uji sampel dengan metode non probability sampling dan memakai cara purposive sampling. Data yang didapat dianalisis menggunakan uji chi square test pada tingkat kepercayaan 95% dan tingkat kesalahan 0,05 menggunakan SPSS. Hasil: Hasil penelitian didapat yaitu sebanyak 50 responden yang berisi mahasiswa putri memakai krim pemutih wajah sejumlah 44 orang (88%) dan yang tidak memakai krim pemutih wajah sebanyak 6 orang (12%). Simpulan dan saran: didapatkan kesimpulan dari 88% responden mempunyai tingkat pengetahuan tinggi, 10% cukup, dan 2% rendah. Untuk sikap, 88% responden berada pada kategori tinggi, 8% cukup, dan 4% rendah. Selanjutnya pada Uji Chi Square, diperoleh hasil 0,122 yang menunjukkan tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswi terhadap penggunaan krim pemutih wajah.
Copyrights © 2024