Sari Pediatri
Vol 26, No 4 (2024)

Perbedaan Kadar Vitamin D, Tinggi Badan, dan Status Gizi pada Anak Palsi Serebral dengan dan Tanpa Epilepsi di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin, Banjarmasin

Amelia Mc, Sitti (Unknown)
Bakhriansyah, Muhammad (Unknown)
Ringoringo, Harapan Parlindungan (Unknown)
Khairiyadi, Khairiyadi (Unknown)
Hidayah, Nurul (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Dec 2024

Abstract

Latar belakang. Kurangnya pajanan sinar ultraviolet akibat keterbatasan gerak, efek samping obat antiepilepsi, dan kurangnya asupan diet dapat menyebabkan defisiensi vitamin D serta memengaruhi status gizi dan tinggi badan pasien palsi serebral. Tujuan. Mengetahui perbedaan kadar vitamin D, tinggi badan dan status gizi pada pasien anak palsi serebral dengan dan tanpa epilepsi di Rumah Sakit Umum Daerah BanjarmasinMetode. Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang. Sampel terdiri dari 35 pasien dengan palsi serebral tanpa epilepsi dan 35 pasien dengan epilepsi. Kami melakukan pengukuran kadar vitamin D, tinggi badan dan status gizi. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square untuk mengetahui perbedaan kadar vitamin D dan status gizi antara kedua kelompok. Uji Mann-Whitney dilakukan untuk mengetahui perbedaan tinggi badan antara kedua kelompok.Hasil. Berdasarkan data kadar vitamin D, tidak didapatkan perbedaan bermakna antara kedua kelompok (p=1,000). Namun, terdapat perbedaan tinggi badan yang bermakna antara kedua kelompok (p=0,032). Terkait status gizi, tidak didapatkan perbedaan bermakna antara kedua kelompok (p=0,473).Kesimpulan. Tidak terdapat perbedaan bermakna dalam kadar vitamin D dan status gizi antara kelompok anak palsi serebral yang memiliki epilepsi dan yang tidak. Namun, terdapat perbedaan bermakna dalam tinggi badan antara kelompok tersebut.

Copyrights © 2024