Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengambilan keputusan pada individu dewasa awal yang melakukan self-diagnosis. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif studi kasus dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan wawancara. Jumlah partisipan yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah dua orang. Partisipan dalam penelitian ini merupakan individu yang secara aktif melakukan self-diagnosis terkait kesehatan mental, pada individu dewasa awal dengan rentang usia 18-30 tahun. Penelitian ini menggunakan teori dari Janis dan Mann (1987) yang membahas tentang tahapan pengambilan keputusan. Proses pengambilan keputusan oleh dewasa awal yang dinilai dapat berpikir kritis dengan mempertimbangkan berbagai macam faktor sebagai bagian dari self-diagnosis, seringkali mencocokan gejala dengan informasi kesehatan dan menghubungkan dengan masalah psikologis. Kedua partisipan dapat dikatakan mampu melewati tahapan dalam pengambilan keputusan pada proses self-diagnosis yaitu bagaimana individu mampu menilai informasi baru, melihat alternatif-alternatif yang ada, mempertimbangkan alternatif, membuat komitmen, dan bertahan meskipun ada feedback negatif. Hal ini membuktikan bahwa pengambilan keputusan memiliki peranan penting bagi individu dewasa awal dalam proses self-diagnosis.
Copyrights © 2024