Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan bagian terpenting dalam kemajuan perekonomian Indonesia. Petty Crab merupakan UMKM yang didirikan oleh Ibu Patimah pada tahun 2011 di Kota Pontianak. UMKM ini memproduksi berbagai macam jenis produk yaitu keripik pisang, keripik keladi, dan bubur pedas instan. Dalam pelaksanaan produksi UMKM ini harus dapat memenuhi permintaan di masa yang akan datang, namun di sisi lain sering terjadi kelebihan produksi yang menyebabkan meningkatnya total biaya produksi sehingga keuntungan yang diperoleh tidak optimal. Penelitian ini berfokus pada satu jenis produk yaitu keripik pisang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana produksi keripik pisang dapat dioptimalkan menggunakan metode program dinamik dengan pendekatan rekursif maju. Untuk meramalkan jumlah permintaan keripik pisang yang harus diproduksi di periode mendatang digunakan data permintaan periode sebelumnya dengan metode kuadrat terkecil, selanjutnya untuk menghitung biaya produksi minimum dan keuntungan yang sesuai dengan hasil perencanaan digunakan metode program dinamik. Dari hasil peramalan data produksi keripik pisang bulan Januari-Desember 2024 berdasarkan data permintaan bulan Januari-Desember 2023 menggunakan metode kuadrat terkecil didapat model untuk periode mendatang adalah 525 29 . Sehingga jumlah produksi keripik pisang untuk 12 periode mendatang Januari-Desember 2024 adalah 911, 967, 1.028, 1.087, 1.145, 1.204, 1.263, 1.321, 1.380, 1.438, 1.497, 1.556 bungkus. Serta jumlah persediaan untuk Januari-November 2024 selalu sama yaitu sebanyak 240 bungkus dan untuk persediaan di bulan terakhir yaitu Desember 2024 sebanyak 0 bungkus. Perencanaan produksi dengan program dinamik untuk meminimalkan total biaya menghasilkan biaya produksi sebesar Rp 479.052.875 pertahun. Kata Kunci : Persediaan, Program Dinamik, Kuadrat Terkecil.
Copyrights © 2024