Latar belakang: Penerapan RME dapat mempermudah pekerjaan, mempercepat pencarian data, dan memudahkan pertukaran informasi. Untuk mencapai manfaat jangka panjang dari sistem RME, rumah sakit perlu memperhatikan faktor utama yaitu manusia sebagai pengguna, organisasi, dan teknologi. Tujuan: Mengevaluasi penerapan Rekam Medis Elektronik di unit Rawat Jalan RSU Purbowangi, dan potensi permasalahan yang dihadapi dengan mempertimbangkan faktor manusia, organisasi dan teknologi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kerangka HOT Fit digunakan untuk mengevaluasi penerapan RME rawat jalan di RSU Purbowangi pada bulan Mei-Juni 2024. Penelitian ini melibatkan 18 orang staf pengguna RME di rumah sakit secara purposif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terkait penerapan Rekam Medis Elektrronik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RME belum sepenuhnya meningkatkan kualitas layanan, belum dapat dimanfaatkan untuk pelaporan dan evaluasi kualitas pelayanan, serta belum dapat meningkatkan efisiensi dan patient safety. Masih terdapat beberapa hambatan antara lain tingkat penggunaan masih kurang, belum ada tata kelola organisasi IT, sarana dan prasarana yang belum memadai, dan pengembangan fitur belum maksimal. Kesimpulan: RME belum optimal digunakan di rumah sakit. Strategi dan perencanaan yang menyeluruh sangat dibutuhkan untuk meningkatkan penggunaan RME terutama pada pemenuhan infrastruktur, pelatihan, dan pembentukan unit IT agar manfaat dari RME dapat dimaksimalkan.
Copyrights © 2024