Penggunaan aspal pen 60/70 dan aspal karet terhadap variasi rendaman air laut dalam pengujian marshall merujuk pada karakteristik campuran dalam menciptakan perkerasan yang tahan lama. Tujuan dari pengujian ini untuk mengevaluasi waktu rendaman air laut yang memengaruhi campuran beton aspal berdasarkan pengujian marshall. Penelitian dimulai persiapan sampel campuran beton aspal menggunakan aspal yang dicampurkan karet ban bekas dan aspal pen 60/70. Sampel yang berjumlah 18 buah kemudian direndam dalam air laut Sebatik selama waktu tertentu. Data ini digunakan untuk membandingkan pengaruh lama rendaman pada kedua jenis aspal terhadap uji marshall. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa benda uji yang direndam air laut Sebatik dapat mempengaruhi kuat tekan campuran beton aspal. Pada perendaman 6 jam, 12 jam, dan 24 jam untuk aspal pen 60/70 mengalami penurunan nilai stabilitas berturut-turut 2729,98 kg, 2393,39 kg, dan 2278,99 kg. Sedangkan pada aspal campuran karet ban memiliki nilai stabilitasnya lebih rendah dibandingkan aspal pen 60/70 dengan nilai berturut-turut sebesar 2266,16 kg, 2116,25, dan 1774,76 kg. Untuk nilai VFWA, VITM, VFWA kedua jenis aspal telah memenuhi ketentuan Bina Marga 2018 revisi II, sedangkan untuk nilai VMA variasi rendaman 24 jam yang menggunakan aspal pen 60/70 tidak memenuhi kriteria yang telah ditentukan Bina Marga 2018.
Copyrights © 2024