Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan pendidikan karakter di sebuah sekolah dasar negeri di Kecamatan Bojongloa Kidul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kemajuan yang dicapai dalam pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter berlangsung melalui berbagai kegiatan seperti pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, program khusus dan kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan tersebut diintegrasikan dalam kurikulum dan kegiatan sekolah lainnya. Jenis kegiatan pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah antara lain budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun), berbaris, membuat kesepakatan kelas, membaca doa bersama sebelum dan sesudah belajar, melaksanakan kegiatan “Jumat Rohani”, “Kamis Nyunda”, dan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah sejalan dengan filosofi Ki Hadjar Dewantara dan tujuan pendidikan untuk membentuk manusia seutuhnya, yaitu manusia yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Pendidikan karakter di sekolah ini menekankan pada pengembangan nilai-nilai karakter religius, jujur, tanggung jawab, disiplin, santun, mandiri, serta cinta budaya dan lingkungan. Implementasi pendidikan karakter di sekolah sejalan dengan aliran filsafat realisme yang menekankan perubahan karakter yang aktual dan terukur. Karakter yang ideal adalah karakter yang dapat diamati dan dibuktikan dalam tindakan nyata.
Copyrights © 2024