Kasus Tuberkulosis paru di Kota Bandar Lampung pada tahun 2020 sebanyak 436. Status gizi dan tuberkulosis memiliki hubungan yang erat. Hubungan antara tuberkulosis paru dan status gizi bersifat dua arah, penderita tuberculosis paru BTA positif dapat menyebabkan penurunan berat badan dan berat badan kurus merupakan faktor resiko tuberkulosis paru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik dan status gizi pasien tuberkulosis paru fase pengobatan baru dan lanjutan di Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien tuberkulosis di Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung sejumlah 250 orang. Diketahui distribusi frekuensi responden dengan status gizi buruk yaitu sebanyak 134 responden (53,6%). Diketahui distribusi frekuensi responden dengan fase pengobatan intensif yaitu sebanyak 132 responden (52,8%). Diketahui distribusi frekuensi responden dengan penyakit komorbid sebanyak 52 responden (20,8%). Sebagian besar penderita tuberkulosis di Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung memiliki status gizi buruk dan dalam fase pengobatan intensif.
Copyrights © 2024