Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11

Hiperurisemia Berhubungan Terhadap Performa Fisik Pada Lansia Di Puskesmas Janti Kota Malang

Hunain, Qorina Jaisy (Unknown)
Prastowo, Bayu (Unknown)
Marufa, Siti Ainun (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Dec 2024

Abstract

Kadar asam urat tinggi atau disebut dengan hiperurisemia disebabkan kegagalan ginjal dalam mengontrol pembuangan asam urat. Hiperurisemia membentuk penimbunan kristal pada sendi sehingga menyebabkan rasa nyeri, bengkak serta kemerahan. Lansia cenderung mengalami masalah persendian seperti kaku dan nyeri sendi akibat dari hiperurisemia. Nyeri yang dirasakan pada lansia mengganggu aktivitas  sehari-hari dan performa fisik sehingga terjadi keterbatasan gerak.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara hiperurisemia terhadap performa fisik. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study untuk menganalisis kumpulan data variabel. Responden penelitian ini berjumlah 40 responden sesuai dengan kriteria  inklusi dan eksklusi. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur asam urat menggunakan GCU dengan strip uric acid, sedangkan pada performa fisik menggunakan Physical Performance Test (PPT). Penelitian ini menunjukkan nilai uji korelasi Spearman Rank menunjukkan hasil berupa angka negatif yakni -0,953 yang artinya bila kadar hiperurisemia meningkat maka performa  fisik menurun dan hasil dari penelitian ini termasuk dalam kategori sangat kuat sehingga penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara  hiperurisemia terhadap performa fisik pada lansia di Puskesmas Janti Kota Malang.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...