Abstract: The implementation of an information system for managing school rule violations provides several significant benefits, including enhanced administrative efficiency and improved data accuracy through automation, which helps minimize human error in recording and calculating violation points. Furthermore, this system raises students' awareness of the importance of adhering to school regulations, thereby fostering a school culture that is more transparent, responsive, and data-driven. This research, conducted at SMAN 7 Mataram, aimed to develop a web-based information system application for calculating disciplinary violation points at the school. The research employed the Waterfall methodology, consisting of five stages: planning, analysis, design, implementation, and maintenance. Data collection techniques included observation to identify existing evaluation procedures and applicable regulations, as well as interviews to understand the needs for sanctioning and the challenges faced in manual point calculation. Based on the results of black-box testing conducted with the staff of SMAN 7 Mataram, the web-based information system for calculating disciplinary violation points functioned effectively and efficiently. It successfully calculated total violation points for students and provided detailed reports, demonstrating its effectiveness in supporting the school's administrative processesAbstrak: Penerapan sistem informasi dalam penanganan pelanggaran tata tertib sekolah memiliki manfaat yang signifikan, diantaranya meningkatkan efisiensi administrasi, akurasi data yang dihasilkan secara otomatis menghindari kesalahan manusia dalam pencatatan dan perhitungan poin pelanggaran. Di sisi lain sistem informasi ini juga dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya mematuhi aturan sekolah, membantu membangun budaya sekolah yang lebih transparan, responsif, dan berorientasi pada data. Penelitian ini dilakukan di SMAN 7 Mataram, salah satu tujuan penelitian ini yaitu merancang sebuah aplikasi sistem informasi berbasis web untuk perhitungan point pelanggaran tata tertib di SMAN 7 Mataram. Adapun metode yang digunakan pada Penelitian ini yaitu menggunakan metode Waterfall, terdiri dari lima tahapan yaitu: tahap perencanaan, tahap analisis, tahap perancangan, tahap implementasi, dan tahap pemeliharaan. Sedangkan Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi untuk mengetahui langkah-langkah penilaian dan tata tertib yang berlaku, dan wawancara untuk memahami kebutuhan pemberian sanksi dan kendala yang dialami dalam pemberian point secara manual. Berdasarkan hasil blackbox testing yang diberikan kepada pengguna dalam hal ini staf SMAN 7 Mataram, sistem informasi berbasis web untuk perhitungan point pelanggaran tata tertib di SMAN 7 Mataram dapat berjalan dengan baik dan terbukti efektif serta efisien dalam menghitung total poin pelanggaran siswa serta menyediakan laporan yang rinci.
Copyrights © 2024