Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah gaya belajar dapat mempengaruhi kemampuan penalaran matematika siswa sekolah dasar. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes dan angket untuk mengidentifikasi gaya belajar, sementara tes digunakan untuk mengukur kemampuan penalaran matematis siswa. Populasi pada penelitian ini yaitu siswa kelas 5 di SDN 2 Singocandi dengan sampel berjumlah 23 siswa. Analisis data menggunakan uji normalitas, dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata kemampuan penalaran matematika siswa adalah 67,40 dengan varians 257,510 dan standar deviasi 16,047. Skor rata-rata angket gaya belajar adalah 60,02 dengan varians 156,621 dan standar deviasi 12,515. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,200. Uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa gaya belajar berpengaruh terhadap kemampuan penalaran matematis siswa ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dimana kurang dari nilai signifikansi 0,05 dan nilai R2 sebesar 0,885 yang menunjukkan bahwa gaya belajar berpengaruh sebesar 88,5% terhadap kemampuan penalaran matematis siswa. .
Copyrights © 2024