LKPD dibangun menggunakan model pembelajaran RME with ADDIE, yang merupakan kerangka kerja yang lugas dan mudah dipahami untuk merancang sistem pembelajaran. Model ini terdiri dari lima langkah: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Dibutuhkan sejumlah langkah dalam analisis, perancangan, pengembangan, dan implementasi untuk membuat LKPD dengan RME yang valid dan bermanfaat. Melakukan penilaian kebutuhan dan tinjauan kurikulum keduanya merupakan bagian dari fase analisis. Membangun LKPD dengan RME sesuai temuan tahap analisis. Para ahli, termasuk guru dan dosen, juga melakukan verifikasi LKPD. Sebanyak 85% kategori ahli bahasa validasi yang mengesankan ternyata valid. Oleh karena itu, LKPD yang menggunakan RME mengikuti pedoman BI; siswa memahami materi karena kalimat disajikan pada tingkat pemahamannya; bentuk dan ukuran huruf disesuaikan dengan karakteristik siswa; dan siswa termotivasi untuk bekerja keras karena bahasanya yang sederhana dan lugas. Kepraktisan alat pembelajaran sama pentingnya dengan validitasnya. Kepraktisan alat pembelajaran diperoleh dari hasil angket kepraktisan respon guru dan siswa dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2024