Abstrak. Perubahan teknologi dari film ke fotografi digital membawa dampak besar pada industri ini, khususnya bagi Eastman Kodak Company dan Fujifilm Holdings Corporation. Keduanya menghadapi tantangan yang serupa namun menghasilkan hasil yang berbeda. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) pada kedua perusahaan tersebut untuk mengidentifikasi faktor keberhasilan atau kegagalan dalam beradaptasi dengan perubahan teknologi dan pasar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, memanfaatkan data sekunder dari laporan tahunan, artikel jurnal, dan buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kodak gagal melakukan perencanaan strategis yang adaptif dan terlalu bergantung pada bisnis film tradisional, sehingga lambat merespons perkembangan teknologi digital. Sebaliknya, Fujifilm menerapkan perencanaan yang inklusif, pengorganisasian yang fleksibel, serta inovasi dalam penggerakan dan pengendalian, serta berhasil mendiversifikasi bisnisnya ke sektor kesehatan dan material tinggi. Studi ini menegaskan bahwa penerapan fungsi manajemen POAC yang efektif menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi perubahan teknologi, dengan Fujifilm sebagai contoh sukses dan Kodak sebagai contoh kegagalan manajerial. Abstract. The technological shift from film to digital photography has had a major impact on the industry, particularly for Eastman Kodak Companyand Fujifilm Holdings Corporation. Both faced similar challenges but produced different results. This study aims to analyze the application of POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) management functions in the two companies to identify success or failure factors in adapting to technological and market changes. The approach used is qualitative with a case study method, utilizing secondary data from annual reports, journal articles, and books. The results of the study show that Kodak fails to carry out adaptive strategic Planning and relies too much on the traditional film business, so it is slow to respond to the development of digital technology. In contrast, Fujifilm implemented inclusive Planning, flexible organization, and innovation in movement and control, and successfully diversified its business into the health and high-materials sectors. The study confirms that the effective implementation of POAC management functions is key to success in the face of technological change, with Fujifilm as an example of success and Kodak as an example of managerial failure.
Copyrights © 2024