Sejak zaman dahulu rambut dijuluki sebagai mahkota bagi wanita. Peran rambut sangat penting untuk diperhatikan karena rambut bukan hanya pelindung kepala saja namun rambut juga penunjang penampilan salah satu penampilan yang sangat dibutuhkan masyarakat adalah warna rambut yang menarik. Saat ini, telah banyak beredar sediaan yang digunakan untuk pewarna rambut dengan berbagai warna diantaranya hitam, coklat, pirang, merah dan lainnya. Namun umunnya mengandung bahan warna sintesis yang mengganggu kesehatan, misalnya kupri sulfat maka perlu dicari pewarna alami, misalnya kulit batang rambutan yang telah banyak digunakan sebagai pewarna tekstil, kerajinan dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan sediaan pewarna rambut alternatif dari bahan alam yang sehat dan bernilai ekonomis.Penelitian ini dilakukan dengan cara pembuatan ekstrak etanol dari kulit batang rambutan secara perkolasi dengan etanol 80% lalu dilakukan skrining fitokimia, pembuatan formula sediaan pewarna rambut dari ekstrak etanol kulit batang rambutan dengan konsentrasi 5%, 10% dan 15%. Kemudian di uji evaluasi mutu fisik sediaan pewarna rambut dan uji efektivitas sediaan pewarna rambut, uji iritasi terhadap kulit suka relawan dan uji kesukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit batang rambutan konsentrasi 5%, 10% dan 15% dapat diformulasikan dalam pewarna rambut dan memenuhi mutu fisik yang baik, memberikan warna pirang sampai coklat muda, tidak mengiritasi kulit, dan pada konsetrasi 15% sangat disukai oleh penelis.
Copyrights © 2024