Penelitian ini mengkaji fenomena kritik sosial di media digital, dengan fokus pada video "Sisi Gelap Pacaran" yang diproduksi oleh akun YouTube Tekotok. Tujuan utama penelitian adalah menganalisis strategi penyampaian kritik sosial melalui konten digital menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan analisis semiotika untuk mengungkap makna denotatif, konotatif, dan mitos dalam representasi pacaran pada video tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tekotok menggunakan kombinasi humor, analogi, dan kritik tajam untuk menyoroti paradoks dalam budaya pacaran modern di Indonesia. Video ini mengeksplorasi kesenjangan antara ekspektasi pacaran dan realitas pernikahan, serta mengkritik kecenderungan mengabaikan red flags dalam hubungan. Analisis semiotik mengungkapkan penggunaan simbol dan narasi yang efektif dalam membangun kritik sosial yang resonan dengan audiens. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan wawasan baru tentang pemanfaatan media digital untuk menyampaikan kritik sosial, serta memperkaya pemahaman tentang peran YouTube dalam membentuk diskursus publik mengenai isu-isu sosial di Indonesia
Copyrights © 2024