Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan anak, terutama pada anak usia balita. Di Desa Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara, stunting menjadi masalah yang memerlukan penanganan segera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen penanganan stunting melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai upaya pencegahan stunting. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan wawancara mendalam dengan informan kunci dan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMT berbahan pangan lokal seperti bubur kacang hijau, bubur pulut ketan, dan bubur jagung memberikan dampak signifikan pada peningkatan berat badan dan tinggi badan anak stunting. Intervensi selama 15 hingga 40 hari menunjukkan peningkatan yang konsisten pada pertumbuhan anak balita. Selain itu, edukasi kepada ibu-ibu mengenai pentingnya gizi serta penggunaan bahan lokal juga turut berperan dalam pencegahan stunting. PMT berbahan lokal adalah salah satu strategi efektif dalam penanganan stunting di desa ini.
Copyrights © 2024