Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepelatihan monomime terhadap perkembangan neuroplastisitas pada remaja yang tergabung dalam himpunan teater di Sragen. Neuroplastisitas, yaitu kemampuan otak untuk berubah dan beradaptasi melalui latihan fisik dan mental, memainkan peran penting dalam pengembangan keterampilan gerak dan kognisi. Dengan menggunakan metode penelitian eksperimen pada 20 remaja yang aktif dalam kepelatihan monomime selama 3 bulan, hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan motorik, kognisi, serta koordinasi gerak. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan monomime tidak hanya berfungsi sebagai seni pertunjukan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk mempengaruhi perkembangan otak pada masa rem aja. Implikasi penelitian ini bermanfaat bagi pendidikan dan pengembangan remaja dalam bidang seni serta kesehatan fisik dan mental.
Copyrights © 2024