Upacara adat manaroho raho, merupakan salah satu tradisi budaya adat Kabupaten Talaud, yang dilakukan untuk menyambut tamu yang datang ke desa atau wilayah di Talaud. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan fungsi sintaksis dari tradisi budaya tersebut dengan metode deskriptif kualitatif. Objek yang dikaji adalah bahasa, berupa kata, frasa, dan kalimat di dalam teks yang digunakan dalam tradisi tersebut. Teknik pengumpulan data dengan wawancara kepada narasumber yang memahami ritual tersebut. Data yang diperoleh berupa teks trankrip dari bahasa lisan yang dituturkan oleh tetua adat melalui responden yang dihubungi. Data berupa teks yang menggunakan bahasa Talaud dan juga berisi penjelasan tentang struktur urutan acara tersebut bersama makna dan tujuannya. Hasil analisis fungsi sintaksis dalam bahasa pada upcara Manaroho Raho terdapat kalimat inversi yang berpola P-S. Pola lainnya, Ket-S-P-O-Pel, dan pola kalimat S-P-O-Ket/Pel. Jenis kata yang ada dominan dalam bahasa adat manaroho raho ditemukan, terdapat preposisi, numeralia, nomina, adjektiva, adverbial, verba, konjungsi, kata ganti. Jenis kalimat yang digunakan lebih dominasi kalimat imperatif atau perintah dan kalimat deklaratif. Struktur acara manaroho raho berupa taratta umanara (pembukaan), sasaroho (sambutan), arioman (doa), dan pariama (penutup).
Copyrights © 2025