Keterampilan membaca nyaring merupakan aspek penting dalam pengajaran bahasa yang mencakup intonasi, ekspresi, dan pemahaman teks. Artikel ini mengkaji efektivitas model pembelajaran induktif dalam mengajarkan membaca nyaring kepada siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes keterampilan membaca nyaring sebelum dan sesudah implementasi. Hasil menunjukkan bahwa penerapan model induktif meningkatkan keterampilan membaca nyaring secara signifikan, dari 40% menjadi 85% siswa yang mampu membaca dengan baik. Model ini juga meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta membantu guru menyampaikan materi dengan lebih interaktif. Meskipun efektif, tantangan seperti pemahaman intonasi dan fokus siswa dalam membaca teks panjang tetap memerlukan perhatian khusus. Model pembelajaran induktif terbukti menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan menyenangkan, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap kualitas pembelajaran membaca nyaring.
Copyrights © 2024