Konflik adalah sebuah kondisi universal didalam kelompok manusia. Ia mewujud didalam pembedaan (bukan perbedaan) ekonomi, perubahan sosial, formasi kultural, perkembangan psikologis dan organisasi politik, dan kemudian menjadi nyata melalui pengelompokan kelompok-kelompok yang bertikai; siapa yang bisa memiliki atau dipersepsikan seperti demikian, serta tujuan yang tidak sesuai antara satu dengan yang lainnya. Konflik juga bersifat dinamis, dapat meningkat ataupun menurun, dan disusun oleh saling silang rumit antara sikap (mental) dan perilaku (nyata), yang kemudian dapat membangun kenyataan atau realitas sendiri yang bisa saja berbeda dari kenyataan yang sebenarnya. Selama ini, konflik seringkali dianggap terjadi akibat kegagalan komunikasi, dan dengan demikian timbul anggapan bahwa komunikasi adalah obat daripada konflik. Padahal kenyataannya tidak sesederhana itu. Penelitian ini akan mencermati mengapa komunikasi tidak dapat dianggap sebagai satu-satunya resolusi konflik yang paling efektif, dengan menggunakan pendekatan 4 paradigma komunikasi. Conflict is a universal condition in human groups. It materializes in differentiation (rather than differentiation) of economy, social change, cultural formation, psychological development and political organization, and then becomes manifest through the grouping of overlapping groups; who can have or be perceived as such, as well as incompatible goals between one and the other. Conflict is also dynamic in nature, can increase or decrease, and is composed of a complicated interplay between (mental) attitudes and (real) behavior, which can then construct its own reality or reality that can be different from the actual reality. So far, conflict has often been thought to occur as a result of communication failure, and thus the presumption arises that communication is the panacea rather than conflict. Though the reality is not that simple. This article will highlight why communication should not be considered the only most effective conflict resolution, using the approach of the 4 communication paradigms.
Copyrights © 2024