Penelitian ini membahas fenomena pergeseran makna kosakata dalam bahasa Indonesia yang terjadi dalam percakapan sehari-hari, terutama di kalangan generasi muda. Pergeseran makna terjadi ketika makna suatu kata berubah, baik meluas, menyempit, maupun berubah secara positif atau negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kosakata seperti "keren," "baper," dan "narsis" telah mengalami perubahan makna signifikan seiring dengan perkembangan sosial dan budaya. Faktor utama yang mendorong pergeseran makna ini meliputi perkembangan teknologi, media sosial, dan globalisasi. Dampak dari fenomena ini terlihat dalam perubahan cara masyarakat berkomunikasi serta potensi kesenjangan antar-generasi. Pergeseran makna ini mencerminkan adaptasi bahasa terhadap perubahan sosial dan budaya yang dinamis. Penelitian ini menyoroti pentingnya memahami perubahan makna kata sebagai bagian dari evolusi bahasa Indonesia.
Copyrights © 2024