Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi sosial dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap pembentukan identitas keagamaan siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen dari dua sekolah yang menerapkan pembelajaran PAI dengan pendekatan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial yang terjadi dalam konteks pembelajaran PAI berkontribusi signifikan terhadap pembentukan identitas keagamaan siswa. Interaksi antara guru dan siswa, serta antar siswa itu sendiri, menciptakan lingkungan yang mendukung diskusi terbuka tentang nilai-nilai keagamaan. Siswa yang aktif terlibat dalam kegiatan diskusi dan kolaborasi menunjukkan pemahaman yang lebih mendalam tentang ajaran agama dan mampu menginternalisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan pentingnya interaksi sosial dalam pembelajaran PAI sebagai faktor kunci dalam pembentukan identitas keagamaan yang positif. Oleh karena itu, disarankan agar pengajaran PAI lebih menekankan pada metode interaktif yang mendorong partisipasi aktif siswa.
Copyrights © 2023