Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan soal fisika berbasis HOTS pada topik dinamika dan kinematika, serta untuk menggali faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan desain deskriptif, melibatkan 30 mahasiswa program studi Pendidikan Fisika dan Pendidikan Matematika. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes HOTS, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan mahasiswa pada soal HOTS relatif rendah, terutama pada aspek analisis (45%), evaluasi (40%), dan sintesis (35%). Kesulitan ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman konseptual terhadap beberapa konsep fisika abstrak, rendahnya keterampilan metakognitif, dan minimnya latihan soal berbasis HOTS. Selain itu, mahasiswa cenderung menggunakan metode coba-coba dan kurang aktif berdiskusi saat menghadapi kesulitan. Penelitian ini menyarankan agar pembelajaran fisika lebih menekankan pada latihan soal HOTS, pembelajaran aktif, dan pengembangan keterampilan metakognitif untuk meningkatkan kemampuan HOTS mahasiswa dalam memecahkan masalah fisika yang lebih kompleks.
Copyrights © 2024