Kualitas pelayanan dapat didefinisikan sebagai tindakan dan perlakuan atau cara melayani orang lain untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Pelayanan konsumen menjadi faktor utama dalam mempertahankan minat dan loyalitas pelanggan. Kurangnya penerapan pelayanan yang baik dalam suatu usaha dapat menurunkan minat maupun loyalitas seorang konsumen. Untuk mengatasi permasalahan ini, kegiatan pengabdian bertujuan untuk menerapan efektivitas pelatihan penerapan pelayanan pelanggan melalui program “Hearty Service” dalam meningkatkan kepuasan konsumen pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pasar bersih, Cikarang Baru. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan pendekatan partisipatif dengan tahapan kegiatan yang meliputi identifikasi masalah, pelatihan pelayanan konsumen, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan petugas pelayanan dalam berinteraksi dengan konsumen. Selain itu, terdapat peningkatan signifikan dalam tingkat kepuasan konsumen setelah penerapan program ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa investasi dalam pelatihan pelayanan pelanggan dapat berkontribusi positif terhadap pengalaman konsumen dan loyalitas mereka. Penelitian ini merekomendasikan agar program serupa diterapkan secara berkelanjutan untuk mempertahankan dan meningkatkan kepuasan pelanggan di masa depan.
Copyrights © 2024