Pendidikan selalu berupaya menciptakan lingkungan belajar yang memfasilitasi siswa dalam mengembangkan potensi mereka, dengan motivasi belajar sebagai kunci utamanya. Penelitian ini dilakukan di SMK Batik 2 Surakarta untuk mengkaji dampak Kurikulum Merdeka dan peran guru terhadap motivasi siswa kelas XI jurusan manajemen perkantoran. Pendekatan kuantitatif dengan data statistik digunakan untuk mengevaluasi hubungan ini. Hasilnya menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa , sementara peran guru memiliki pengaruh yang kurang signifikan. Meskipun demikian, secara keseluruhan, baik Kurikulum Merdeka maupun peran guru secara bersama-sama memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa di sekolah tersebut yang dibuktikan dengan nilai F hitung 13,812 yang lebih besar dari Ftabel 3,20 dan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000.
Copyrights © 2024