cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+62895366103685
Journal Mail Official
jurnalkognisi@gmail.com
Editorial Address
Pulutan Lor, Rt. 1, Rw 2 Sidorejo Salatiga, Jawa Tengah
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Kognisi: Jurnal Ilmu Keguruan
ISSN : -     EISSN : 29870240     DOI : https://doi.org/10.59698/kognisi.v1i1.2
Core Subject : Education, Social,
Kognisi: Jurnal Ilmu Keguruan mencakup penelitian tindakan kelas, penelitian tindakan sekolah, dan penelitian yang dilakukan untuk perbaikan kualitas pembelajaran di kelas. Jurnal Kognisi bertujuan untuk membantu mengatasi masalah-masalah pembelajaran di kelas dan masalah manajemen pengelolaan sekolah. Peneliti, Akademisi, Praktisi (Guru dan Kepala Sekolah), dan mahasiswa dipersilakan untuk menerbitkan hasil riset PTK dan PTS nya di jurnal Kognisi
Articles 17 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT (MMP) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Durotul Badiah
Kognisi: Jurnal Ilmu Keguruan Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/kognisi.v1i1.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada pokok bahasan himpunan dengan menerapkan model Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) pada siswa kelas VII C SMP Al Mas’udiyyah Bandungan Kabupaten Semarang tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang telah dilaksakan sebanyak dua siklus dengan subjek yang diteliti terdiri dari 36 siswa laki-laki. Masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan membandingkan pencapaian nilai siswa dengan nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditentukan sekolah yaitu 70 dan kriteria ketuntasan klasikal pada setiap siklusnya sebesar 85%. Berdasarkan penelitian tersebut diperoleh peningkatan hasil belajar pada siklus I terdapat 24 siswa atau 66,66% siswa telah tuntas, 12 siswa atau 33,33% siswa belum tuntas, dan nilai rata-rata 66,44. Pada siklus II terdapat 31 siswa atau 86,11% siswa telah tuntas, 5 siswa atau 13,88% siswa belum tuntas, dan nilai rata-rata 75,66. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas dinyatakan berhasil dengan menerapkan model Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) pada siswa kelas VII C SMP Al Mas’udiyyah Bandungan kabupaten Semarang tahun pelajaran 2021/2022.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENERAPKAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING LEARNING BERBANTUAN LKPD MATERI RELASI DAN FUNGSI Alif Rizky Baihaqy; Enika Wulandari
Kognisi: Jurnal Ilmu Keguruan Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/kognisi.v1i1.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika materi relasi dan fungsi melalui model pembelajaran Contextual Teaching and Learning berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik pada siswa kelas VIII F MTs Negeri 5 Boyolali tahun pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII F MTs Negeri 5 Boyolali yang berjumlah 33 siswa dengan rincian 17 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. PTK ini terdiri dari 2 siklus dimana setiap siklusnya merupakan rangkaian kegiatan yang masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan peneliti adalah membandingkan pencapaian nilai dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan ditandai dengan peningkatan Kriteria Ketuntasan Klasikal pada setiap siklusnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran contextual teaching and learning berbantuan lembar kerja peserta didik dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII F MTs Negeri 5 Boyolali materi relasi dan fungsi. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat dari hasil Penelitian Tindakan Kelas pada siklus I yang mencapai KKM sebanyak 20 siswa dari 33 siswa atau 61% dari 100% dengan rata-rata 78,0. Sementara pada siklus II terdapat sebanyak 29 siswa atau 88% yang tuntas dari KKM dan 4 siswa atau 12% yang tidak tuntas dari KKM dengan nilai rata-rata siswa 85,3. Berdasarkan hasil tersebut, maka siklus dapat diberhentikan karena sudah memenuhi kriteria ketuntasan klasikal yaitu 85%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR FIQIH MATERI JUAL BELI DENGAN METODE BERMAIN PERAN DAN BRAINSTORMING PADA SISWA KELAS IX A MTS DARUL FALAH PRINGSURAT KABUPATEN TEMANGGUNG Nilna Muawanah; Syaefudin Achmad
Kognisi: Jurnal Ilmu Keguruan Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/kognisi.v1i1.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode Bermain Peran dan Brainstorming dapat meningkatkan hasil belajar Fiqih materi jual beli pada siswa kelas IX A MTs Darul Falah Pringsurat Kabupaten Temanggung Tahun Ajaran 2020/2021. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX A MTs Darul Falah Pringsurat Kabupaten Temanggung yang terdiri dari 30 siswa yaitu 12 laki-laki dan 18 perempuan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus yang setiap siklusnya merupakan rangkaian kegiatan yang masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menggunakan metodoe pengumpulan data berupa tes tertulis, lembar observasi, dan dokumentasi. Anlisis data dilakukan dengan membandingkan antara skor nilai setiap siklus dengan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang telah ditetapkan yaitu 70 (sesuai dengan KKM yang diberlakukan di MTs Darul Falah Pringsurat) sekaligus ditandai dengan adanya peningkatan Kriteria Ketuntasan Klasikal. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode bermain peran dan brainstorming dapat meningkatkan hasil belajar Fiqih materi jual beli pada siswa kelas IX A MTs Darul Falah Pringsurat Kabupaten Temanggung tahun Ajaran 2020/2021. Hal ini dibuktikan dengan hasil pra siklus sebelum menerapkan metode bermain peran dan brainstorming hanya 14 siswa atau (46,7%) yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sedangkan yang belum tuntas sebanyak 16 siswa (53,3%). Selanjutnya pada siklus I terdapat 23 (76%) siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan 9 siswa (24%) belum memenuhi KKM. Pada siklus II ada 28 siswa (93%) yang memenuhi KKM dan 2 siswa (7%) yang belum memenuhi KKM. Oleh karena itu, penelitian tindakan kelas ini dinyatakan berhasil karena telah mencapai batas keberhasilan klasikal sebesar 85%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK MATERI AKHLAK TERCELA MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAYING DAN JIGSAW PADA SISWA MTs AL-IHSAN DOGLO KABUPATEN BOYOLALI Ainayya Salsabila; Syaefudin Achmad
Kognisi: Jurnal Ilmu Keguruan Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/kognisi.v1i1.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Akidah Akhlak materi Akhlak Tercela (ananiah, putus asa, ghadab, tamak) Dengan menggunakan Metode Role playing dan Jigsaw Pada siswa Kelas VIII MTs Al-Ihsan Doglo Tahun Ajaran 2021/2022. Subjek yang diteliti terdiri dari 37 Perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas, dengan menggunakan dua siklus . tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah membandingkan pencapaian dengan Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) yang ditentukan sekolah yaitu 72 dan ditandai dengan upaya meningkatkan Kriteria ketutasan Klasikal sebesar 85%. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan pada setiap siklusnya. Data hasil penelitian ini menunjukkan nilai prasiklus memperoleh rata-rata 67 dengan 6 siswa tuntas (16,2%) dan 31 siswa belum tuntas (83,8%). Siklus I nilai rata-rata 73,5 dengan 19 siswa tuntas (51,4%) dan 18 siswa belum tuntas (48,6%). Siklus II nilai rata-rata 86,4 dengan 33 siswa tuntas (89,2%) dan 4 siswa belum tuntas (10,8%).
PENINGKATAN KEMAMPUAN PROFESIONALISME GURU DALAM PELAKSANAAN PROSES PEMBELAJARAN MELALUI LESSON STUDY PADA SD NEGERI 04 MURYOLOBO JEPARA Sugiman Sugiman; Saiful Marom
Kognisi: Jurnal Ilmu Keguruan Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/kognisi.v1i1.9

Abstract

Salah satu wujud dalam menjaga tingkat keprofesinalan para pendidik dalam proses pembelajaran adalah menyediakan perangkat pembelajaran yang lengkap serta dapat melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan perangkat yang telag dibuat. Dalam melakasanakan proses pembelajaran di SD Negeri 04 Muryolobo Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara masih banyak para pendidik yang belum memiliki kelengkapan perangkat pembelajaran. Diantara 8 pengajar di lingkungan SD Negeri 04 Muryolobo baru ada pendidik sebanyak 3 orang yang memiliki kelengkapan perangkat pembelajaran atau sekitar 37,5 % pendidik yang memiliki kelengkapan perangkat pembelajaran. Dari hasil data yang telah dipaparkan sebelumnya untuk dapat meningkatkan profesionalisme dari pendidik dalam melaksanakan proses pembelajaran dilakukan kegiatan lesson study dengan subyeknya adalah para pendidik di lingkungan SD Negeri 04 Muryolobo Jepara dengan melalui 3 siklus yang ternyata mempunyai dampak banyaknya pendidik yang memiliki perangkat pembelajaran secara lengkap cukup memuaskan. Melalui kegiatan lesson study ini terjadi peningkatan dalam kepemilikan perangkat pembelajaran yakni pada siklus I ada sebanyak 3 pendidik diantara 9 pendidik yang mempunyai perangkat pembelajaran dan selanjutnya pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 5 orang pendidik yang mempunai kelengkapan perangkat pembelajaran dan pada akhirnya siklus III ada sebanyak 7 pendidik diantara 9 pendidik yang mempunyai perangkat pembelajara sehingga pada kegiatan lesson study ini terjadi peningkatan dalam kepemilikan kelengkapan dokumen pembelajaran.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA SUBTEMA PANAS DAN PERPINDAHAANNYA MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN BENDA KONKRET PADA SISWA KELAS V DI MI TAMRINUL ULUM JETIS Vani Dwi Rizqi; Mei Prabowo
Kognisi: Jurnal Ilmu Keguruan Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil survei pembelajaran IPA di MI Tamrinul Ulum Jets, terungkap bahwa masih banyak siswa yang kurang memahami materi dan tidak mencapai KKM. Hal ini berkaitan dengan permasalahan yang ingin dijawab dalam penelitian ini: Apakah model pembelajaran Contextual Teaching an Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA pokok bahasan kalor dan perpindahannya pada siswa kelas V MI Tamrinul Ulum Jetis tahun pelajaran 2022-2023? Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam II siklus, dengan tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Melalui teknik pengumpulan data yaitu tes hasil belajar, dokumentasi dan observasi berdasarkan penelitian diperoleh informasi sebagai berikut: Hasil ketuntasan belajar pada prasiklus sebesar 23% (3 siswa), kemudian 69% (9 siswa), setelah dilakukan refleksi dan perbaikan pada siklus II, nilai ketuntasan siswa mencapai 90% (12 siswa).
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII D DI SMP N 1 YOGYAKARTA Eldion Setiawan; Cyrenia Novella
Kognisi: Jurnal Ilmu Keguruan Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/kognisi.v1i2.59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model Problem Based Learning. Penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui tes hasil belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII D SMP Negeri 1 Yogyakarta Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023 berjumlah 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan Kurikulum 2013 di SMP Negeri 1 Yogyakarta menyatakan ketuntasan belajar untuk (a) individu : jika siswa mendapat nilai 75, (b) klasikal: jika 75% siswa mendapat nilai 75. Peningkatan hasil belajar matematika siswa dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar siswa siklus I dan siklus II secara berturut-turut adalah 74,6 dan 79,2 serta ketuntasan belajar klasikal siklus I dan siklus II secara berturut-turut adalah 68,75% dan 81,25%.
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Perencanaan Bisnis Event Organizer di SMK Negeri 1 Sukoharjo Vivi Zahrotun Khasanah; Trisno Martono
Kognisi: Jurnal Ilmu Keguruan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/kognisi.v2i2.256

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran berbasis proyek sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila melalui konsep merdeka belajar. Hal tersebut menjadi tantangan bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik melalui proyek yang memberikan pengalaman belajar bermakna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Perencanaan Bisnis Event Organizer di SMK Negeri 1 Sukoharjo dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, metode deskriptif, jenis studi kasus. Pengumpulan data melalui studi dokumen, wawancara, dan observasi. Teknik analisis data penelitian menggunakan teknik analisis interaktif Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dapat merencanakan pembelajaran dengan baik sesuai tahapan perencanaan pembelajaran mulai dari analisis capaian, asesmen diagnostik, penyusunan modul ajar, penyesuaian capaian, pelaksanaan asesmen, dan evaluasi, namun guru perlu melaksanakan asesmen diagnostik sebagai tahap yang berdiri sendiri, bukan termasuk dalam modul ajar, serta melengkapi komponen yang belum ada dalam modul ajar, sementara pelaksanaan pembelajaran telah sesuai dengan modul ajar yang dibuat oleh guru dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek, metode diskusi, presentasi, dan praktik dengan berbantu media PPT, gambar, dan video pembelajaran yang meningkatkan keaktifan belajar dan kreativitas peserta didik. Guru dan sekolah harus bekerja sama dalam mengembangkan bahan ajar untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran Perencanaan Bisnis Event Organizer, sehingga peserta didik memiliki pedoman belajar yang jelas.
Model Cooperative Learning dan PBL pada Mata Pelajaran Ekonomi dalam Menunjang Keberhasilan Profil Pelajar Pancasila Hanif Prasetyo Wibowo; Trisno Martono
Kognisi: Jurnal Ilmu Keguruan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/kognisi.v2i2.257

Abstract

Penelitian ini menjelaskan mengenai pembelajaran ekonomi dengan model Cooperative learning dan Problem Based Learning (PBL) dalam menunjang keberhasilan Profil Pelajar Pancasila di SMA N 1 Surakarta. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi proses perencanaan, dan pelaskaan pada mata pelajaran ekonomi, serta mengidentifikasi ketercapaian Profil Pelajar Pancasila dengan model PBL dan Cooperative Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif. Menggunakan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perencanaan pembelajaran pada mata pelajaran ekonomi di SMA N 1 Surakarta sudah baik dan sesuai dengan tuntutan Kemdikbud. Modul ajar yang telah dibuat guru telah sesuai dengan standar komponen minimum modul ajar dari Kemdikbud. Proses pelaksanaan pembelajaran pada mata pelajaran ekonomi di SMA N 1 Surakarta sudah berjalan dengan sangat baik, dan sesuai dengan prinsip kunci penguatan Profil Pelajar Pancasila yaitu pembelajaran yang bersifat berpusat pada peserta didik dan kontekstual. Model pembelajaran yang digunakan guru fase E adalah PBL, dan fase F adalah Cooperative learning. Guru fase E adalah menggunakan metode ceramah dan role playing, dan fase F adalah ceramah, kontekstual, dan diskusi kelompok (cooperative learning). Ketercapaian Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri 1 Surakarta melalui model pembelajaran Cooperative Learning dan PBL adalah bernalar kritis, gotong royong dan berkebhinekaan global, mandiri, kreatif. Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri 1 Surakarta diantaranya diwujudkan melalui pelaksanaan pembelajaran, projek P5, dan kegiatan tersendiri dari satuan pendidikan.
Transforming Islamic Religious Education Learning through Differentiated Learning in the Merdeka Curriculum Edi Nurhidin; Maimunatun Habibah
Kognisi: Jurnal Ilmu Keguruan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/kognisi.v2i2.261

Abstract

This paper investigates the transformation of Islamic religious education (PAI) learning through differentiated learning in the Merdeka Curriculum setting. The curriculum, heralding a shift towards contemporary educational paradigms, aims to cater to individual student differences through enhanced personalized learning strategies. This paper used a qualitative research method, using literature type by collecting data from books, journal articles, conference or seminar papers, and other publications related to three main concepts: differentiated learning, Islamic religious education, and the Merdeka Curriculum. The findings highlight three significant insights. Firstly, the emphasis on personalized learning, as viewed by Tomlinson, is crucial for adapting education to meet diverse student needs, including their readiness, interest, and learning environment, a key principle of the Merdeka Curriculum. This curriculum supports such individualized strategies and represents a significant shift towards enhancing learning experiences. Secondly, this curriculum's alignment with differentiated learning is evident in its promotion of learner-centered approaches, making education more inclusive and effective. Thirdly, applying differentiated learning in Islamic Religious Education (PAI) within the Merdeka Curriculum framework demonstrates a dynamic approach to catering to diverse student requirements, thus fostering deeper engagement and comprehension in PAI subjects. This study confirms a meaningful link between differentiated learning and the Merdeka Curriculum's goals, indicating a progressive direction for PAI learning, potentially improving educational outcomes and challenging traditional Islamic education methods. This study posits differentiated learning as a key strategy in actualizing the goals of the Merdeka Curriculum, thus significantly contributing to the ongoing discourse on educational reform in Indonesia.

Page 1 of 2 | Total Record : 17